Kamis, 24 Mei 2018

Jangan Makan dan Minum yang Manis Saat Buka Puasa!

minuman manis yang berbahaya
Bahaya! Mengandung banyak kadar gula
Memakan makanan yang manis sangatlah tidak dianjurkan pada saat bulan ramadhan, mengapa demikian? Mari kita bahas di artikel kali ini.

Apakah kamu mengingat slogan dari salah satu iklan yang ada di televisi, "berbukalah dengan yang manis."

Oke, di sini saya hanya ingin menekankan bahwa slogan tersebut salah, namun anehnya di sini, aneh banget karena orang islam lain beranggapan bahwa makanan yang manis merupakan sunnah dan dianjurkan.

Pertama hal itu adalah suatu miskonsepsi karena islam tidak mengajarkan berbuka dengan yang manis, itu hanyalah iklan.

Iklan tersebut merupakan iklan minuman yang mengandung gula sangat banyak, dampak positifnya memang ada tapi hanya sementara dan sebentar, dampak buruknya menurunkan kadar gula darah dan justru menambah berat badan.

Kedua, memang benar adanya, bahwa Rasulullah SAW menganjurkan untuk mengonsumsi buah kurma 3 butir saat berbuka puasa.

3 butir kurma mengandung banyak protein dan gizi yang seimbang untuk memulihkan energi yang telah hilang selama aktivitas puasa.

Well... buah kurma memang manis tapi bukan berarti kita harus makan yang manis terus saat berbuka puasa apalagi dengan kadar gula yang sangat banyak.

Besar kemungkinannya bahwa kamu akan terkena risiko menambahnya berat badan, bahkan walaupun puasa, tidak menutup kemungkinan kamu akan mengalami penaikan berat badan yang disebabkan konsumsi gula berlebihan saat berbuka.

Jangan Berbuka dengan Kadar Gula Berlebihan!

Hal ini sangat tidak dianjurkan, mengingat saya telah merangkum beberapa poin:
  1. Kebanyakan orang merasa tidak produktif saat puasa dan tersimpan rasa ingin terus bermalas-malasan.
  2. Puasa jangan dijadikan alasan untuk tidak olahraga.
  3. Jangan makan yang manis dengan kadar gula sangat tinggi, justru makan dengan makanan kaya serat, karbohidrat, protein, semua disusun secara seimbang.
Oke begini, kita memulai aktivitas puasa sejak setelah adzan subuh dan melakukan aktivitas seharian hingga berbuka puasa pada jam 6.

Tanpa asupan makanan yang masuk seharian, maka kita telah kekurangan banyak energi dan gula darah, tapi apakah dengan gula, kita dapat menyelesaikan masalah ini?

Tidak, justru saat kita berbuka puasa dengan yang manis yaitu dengan banyaknya kandungan gula, malah akan menurunkan kadar gula darah karena perubahan adaptasi gula dalam tubuh kita.

Lalu, selain itu juga kandungan gula yang sangat banyak di dalam tubuh membuat tubuh menjadi cepat lemas dan ngantuk setelah berbuka puasa.

Lho, kok bisa? Kan gula menambah energi!

Memang, gula menambah energi tapi perlu diingat, asupan nutrisi lain harus kita perhatikan daripada hanya memfokuskan gula yang masuk banyak ke dalam tubuh kita. 

Oh iya saya ingin menginformasikan, fast food atau makanan cepat saji juga mengandung banyak kandungan gula dan protein serta nutrisinya sangat rendah, jadi jangan mudah tertipu karena rasanya yang tidak manis.

Sebetulnya fast food itu sendiri, sudah diolah dengan banyak gula olahan, bukan gula murni.

Lalu Bagaimana? Apakah Tetap Tidak Boleh Memakan yang Manis?

Jawabannya: boleh dan sangat dianjurkan.

Tapi, tunggu dulu, makanan manis yang saya maksudkan di sini, limitasinya adalah gula, oleh karena itu kalian harus sebisa mungkin menghindari gula selama sebulan puasa.]

Jadi, makanan manis yang ditujukan di sini adalah buah-buahan yang segar dan belum terkontaminasi.

Buah apel dan kurma contohnya dapat merehidrasi cairan tubuh yang hilang selama seharian setelah berpuasa dan mengandung banyak nutrisi ketimbang gula yang jumlah kalori dan gula darah banyak, serta tidak seimbang terhadap nutrisi lain.

Perlu diingat, hal ini tidak mencakup es buah! Es buah yang ada di pasaran dominan menggunakan gula yang sangat banyak. 

Selama berpuasa, kita harus tetap menjaga kesehatan tubuh kita dengan berbuka buah-buahan yang sehat ya karena gulanya merupakan gula murni dan bukan gula olahan.

healthy food

Poinnya adalah:
  • Makan buah buahan untuk mendapatkan banyak nutrisi karena mengandung gula murni
  • Makan sayur-sayuran yang sehat
  • Jangan memakan fast food

Apakah selama sebulan tidak boleh memakan gula?

Jawabannya boleh, asalkan, inget ya, kalian jika ingin memakan gula, setidaknya melakukan workout atau olahraga sebelum memakan dengan kadar gula guna meningkatkan metabolisme tubuh dan memulihkan kembali glikogen setelah berolahraga berat.

Dengan begitu berat badan anda tidak akan naik, tapi saya tetap tidak menyarankan hal ini, selalu jaga pola makan dan kesehatan kamu ya sobat.

Sekian tulisan pada artikel kali ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk keep questioning.

Artikel Terkait

Tertarik dengan hal-hal misteri dan astronomi
vi veri universum vivus vici
By the power of truth, I, while living, have conquered the universe.

gunakan formulir komentar dengan bijak, jangan promosi tanpa seizin owner
EmoticonEmoticon