Jumat, 25 Mei 2018

Pulau Sentinel Utara, Rumah Bagi Suku Pedalaman Terakhir di Bumi

Sebenarnya ada suatu pulau yang berada dekat belantaran negara India dan pulau tersebut dinamakan sebagai Pulau Sentinel Utara.

Apa saja yang terdapat di dalamnya? Tentu saja suku bengas yang akan siap membunuh kamu kapan saja jika kamu menginjak wilayahnya.

Oleh karena itulah pada artikel kali ini, kita menyebutnya sebagai 'rumah terakhir' suku pedalaman yang pernah ada di Bumi.

Karena mau bagaimana pun juga, tidak akan ada yang mampu menjangkau atau bahkan meraih ke daerah ini.

Daerah ini bisa dibilang area terlarang, karena seperti yang kamu ketahui, suku yang ada di pulau sentinel utara sangat tidak ingin diganggu privasinya.

Mereka membudidayakan budaya mereka sendiri di pulau tersebut. Sebagai suku pedalaman yang sangat asing bagi seluruh penduduk di dunia, pastinya di pulau sentinel ini tidak ada yang namanya perkembangan sains & teknologi yang pesat.

Pulau sentintel utara masih terkenal dengan teknologinya yang primitif namun bisa dibilang canggih bagi mereka dan tentunya, bahkan ada yang terbunuh dengan tombak dari hasil teknologi primitifnya.

Keberadaan Pulau Sentinel Utara

Pulau sentinel utara terletak di kawasan lautan India.
Pulau Sentinel Utara
Jesse Allen/NASA

Di pulau sentinel utara terdapat suku sentinelese yang sangat ketat dan tidak terbuka terhadap lingkungan sekitarnya.

Mereka hanya peduli pada suku mereka sendiri dan oleh karena itu, suku sentinelese disebut sebagai suku yang berasal dari zaman batu (sekitar 60.000 tahun yang lalu).

Pulau sentinel utara tidak pernah diganggu oleh orang orang sekitarnya karena orang orang suku sentinelese merupakan suku yang tertutup.

Dipercaya bahwa mereka telah berhasil menyembunyikan keberadaannya selama lebih dari 60.000 tahun, sejak zaman batu.

Suku sentinelese di pulau sentinel utara sangat protektif, pada tahun 2006, dua nelayan yang sedang berlayar menemukan pulau ini dan mereka langsung membunuhnya tanpa ragu.

Bahkan ketika badan penyelamat India melalui helikopternya ingin mengangkat jasad/tubuh dari sang nelayan, justru suku sentinelese menyambut mereka dengan tombak. 

Kehidupan Suku Sentinelese di Pulau Sentinel Utara

Mereka hidup layaknya manusia normal, suku sentinelese bukanlah suku yang menerapkan prinsip kanibalisme, mereka hidup damai satu sama lain.
suku sentinelese
Penjaga suku sentinelese bagian pesisir

Juga, untuk program makanan, mereka lebih suka memburu karena mereka tidak mengetahui banyaknya makanan, mereka hanya memburu hewan atau mengambil tumbuhan yang berada di pulau sana.

Suku sentinelese di pulau sentinel utara tidak terbuka terhadap pandangan dunia luar, namun...

Pada tahun 1991, peradaban modern berhasil mengontak suku sentinelese, orang yang berhasil melakukan kontak langsung tersebut adalah seorang antropologis TN Pandit. Tapi, tetap saja mereka sangat tertutup dan katanya, mereka tidak ingin kita semua ada di sana dan mengganggu mereka.

Mungkin karena ketatnya penjagaan warisan kebudayaan dari suku sentinelese menyebabkan mereka tidak punah bahkan setelah 60.000 tahun lamanya dengan adaptasi yang begitu tajam di Bumi.

Pada tahun 2004, diperkirakan bahwa Tsunami Aceh sampai kepada pulau sentinel utara, tetapi suku sentinelese mampu bergerak cepat dan menghindari semuanya dan prediksi ini menyebutkan bahwa tidak ada yang terluka maupun meninggal dari suku sentinelese.

Kemampuan beradaptasi mereka terhadap lingkungan bisa dibilang sangat hebat, mereka juga mampu memanfaatkan bahan-bahan yang ada di pulau mereka.

Sekitar 2 sampai 3 abad lamanya, selalu saja terdapat perahu layar yang besar, karam di pulau tersebut. Tidak tahu penyebabnya, apakah dibunuh atau memang sengaja, tetapi suku sentinelese memanfaatkan tombak serta senjata lainnya dari bahan perahu tersebut.

Jumlah populasi suku sentinelese

"Diperkirakan" mereka berjumlah 50 hingga 400 orang, namun kita semua tidak mengetahui secara pastinya.

Masyarakat sentinelese yang terilosasi dari dunia luar dan merupakan suku pedalaman tertutup mampu mempertahankan warisan kebudayaannya. 

Menurut perkiraan saya karena ini cukup menarik, sepertinya suku sentinelese yaitu suku pedalaman, melakukan reproduksi dengan cara incest, apakah kamu mengeatahui apa itu incest?

Jadi, suku sentinelese mampu bertahan hidup dengan cara reproduksi incest, mungkin, karena mereka merupakan anggota suku pedalaman yang terisolasi, jadi saya rasa tidak memungkinkan adanya akulturasi.

Incest merupakan aktivitas seksual dalam hubungan keluarga, kemungkinan hal ini dilakukan oleh suku sentinelese demi mempertahankan populasinya. Jadi mereka menikahkan mungkin kedua putra dan putrinya.

Tapi, incest tidak baik dilakukan sebenarnya karena akan melahirkan generasi yang lemah dan mampu mengembangkan banyak penyakit. Nah, karena suku sentinelese merupakan suku peradaban terdalam yang mampu beradaptasi hingga 60.000 tahun.

Saya rasa hal tersebut sudah dapat diadaptasikan dengan populasinya yang sekarang.

Untuk sekarang, mereka hanya menginginkan hidup yang damai tanpa diganggu oleh peradaban lain, mereka ingin untuk tetap bersahaja terisolasi, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk keep questioning.

Artikel Terkait

Tertarik dengan hal-hal misteri dan astronomi
vi veri universum vivus vici
By the power of truth, I, while living, have conquered the universe.

gunakan formulir komentar dengan bijak, jangan promosi tanpa seizin owner
EmoticonEmoticon